JofiPay-Tenggat waktu yang dimiliki oleh Inggris untuk keluar dari Uni Eropa tersisa 25 hari lagi.
Proposal yang diajukan oleh Perdana Menteri Inggris Boris Johnson,masih ditolak oleh Unni Eropa rencana pemeriksaan pabean di perbatasan Irlandia Utara yang masih belum bisa dilaksanakan.

Presiden Prancis Emmanuel macron telah memberikan Boris Johnson hingga akhir minggu untuk mempresentasikan proposal Brexit yang telah direvisi kepada para pemimpin UE.
Macron mengatakan bahwa Inggris harus meninjau rencananya sebelum KTT Uni Eropa mendatang.

Proposal yang dikirim ke Brussels pekan lalu menetapkan rencana dua perbatasan untuk menggantikan ketentuan 'mundur' dalam Perjanjian Penarikan Theresa May.

Ini termasuk memberikan Majelis Irlandia Utara kemampuan untuk meninjaunya setiap empat tahun, sesuatu yang menentang Brussels.

Sedangkan Juru Bicara mengatakan bahwa Perdana Menteri Inggris Boris Johnson memperingatkan Presiden Prancis Emmanuel Macron bahwa dia tidak akan menunda pengunduran diri negara itu dari Uni Eropa (Brexit) melebihi jadwal yang sudah ditetapkan yakni 31 Oktober.

Juru bicara Perdana Menteri mengatakan kepada AFP "Uni Eropa jangan berharap Inggris akan tetap berada di Uni Eropa setelah 31 Oktober."

Masalah perbatasan dengan Irlandia selama ini menjadi problem yang sulit dipecahkan dalam perundingan Brexit dengan Uni Eropa. Usulan sama yang diajukan mantan perdana menteri Theresa May juga mentok.

Perjanjian itu mengatur supaya perbatasan antara Irlandia Utara yang dikuasai Inggris dan Republik Irlandia tetap terbuka setelah Brexit. Hal ini guna menekan potensi gejolak politik di Irlandia Utara.