JofiPay-Hari ini Rabu,atau Kamis dini hari pukul 01:00 WIB,The Fed akan merilis data suku bunga dan kebijakan ekonomi bank sentral yang paling berpengaruh didunia tersebut.

Menurut ekspektasi pasar the Fed akan memangkas suku bunga 25 basis poin,dari 2,25% menjadi 2,00%.
Terbawa sentimen pasar,bursa saham Wall Street ditutup menguat pada perdagang Selasa (17/9/2019),Indeks Dow Jones naik 0,1% menjadi 27.110,80. Sedangkan S&P 500 naik 0,3% ke 3.055,70 dan Nasdaq naik 0,4% ke 8.186,02.

Gubernur The fed Fed Jerome Powell sebelumnya mengisyaratkan penurunan suku bunga di tengah melemahnya kinerja ekonomi dan meningkatnya risiko pertumbuhan.

Penguatan saham Wall Street diikuti juga oleh IHSG,IHSG menguat 0,28% ke level 6.236,69,sedangkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini juga menguat sebesar 18,50 poin atau 0,13 persen menjadi Rp14,081.50 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang berada pada Rp14,100 per dolar AS.

Sedangkan untuk harga emas terpantau stagnan cenderung turun,sepertinya harga emas berkonsolidasi sambil menantikan kepastian arah kebijakan The Fed.

Menurut Senior analis dari OANDA Edward Moya lembaga pimpinan Jerome Powell itu akan mengambil keputusan yang sesuai dengan harapan pasar. "Ada kemungkinan The Fed tidak akan hanya memangkas suku bunga besok saja, tapi juga sebelum akhir tahun ini."

Selain itu Presiden AS Donald Trump juga terus menekan The Fed untuk menurunkan suku bunga. Ia meminta The Fed menurunkan suku bunga ke teritori 0 bahkan negatif.

Apabila The Fed jadi memangkas suku bunga mereka maka dolar akan melemah dan harga emas akan kembali bergerak meneruskan reli.