Jofipay- Harga minyak dunia pada perdagangan hari Kamis (12/11/2020) mengalami kenaikan.
Sentimen positif datang dari perkembangan vaksin Covid-19 serta Sinyal positif dari Organisasi Negara Eksportir Minyak dan koleganya (OPEC+).

Melansir dari situs Bloomberg pukul 10:50 WIB untuk harga minyak West Texas Intermediate (WTI) kontrak bulan Desember 2020 menguat 0,53% atau 0.22 poin menjadiUS$ 41,67/barel,sedangkan untuk minyak Brent kontrak bulan Januari 2021 menguat 0,41% atau 0.18 poin menjadi US$ 43,98/barel.

Menguatnya harga minyak ini dikarenakan pasar masih mengapresiasi berita positif terkait vaksin corona yang diproduksi oleh perusahaan farmasi Amerika Serikat (AS0,Pfizer.

Berdasarkan analisa awal hasil uji klinis fase akhir menunjukkan bahwa tingkat keampuhan kandidat vaksin mencapai lebih dari 90%. Jelas ini menjadi kabar gembira yang disambut banyak pihak.

Kabar yang membuat harga minyak terangkat lain adalah rilis data asosiasi industri minyak AS (API) yang melaporkan stok minyak mentah AS drop sampai 5,1 juta barel menjadi 482 juta barel.

Angka yang dilaporkan API jauh lebih besar ketimbang perkiraan analis yang memprediksi persediaan minyak mentah bakal drop 913 ribu barel saja untuk kurun waktu sepekan lalu.

Ketiga ada kabar dari para kartel. Dalam laporan terbaru OPEC, pemulihan permintaan minyak di tahun 2021 akan berjalan lebih lambat. Hal tersebut tercermin dari perkiraan OPEC akan kenaikan permintaan sebesar 6,25 juta barel per hari (bph) menjadi 96,26 juta bph secara global.

Padahal bulan sebelumnya OPEC memperkirakan kenaikan permintaan minyak bakal 300 ribu bph lebih tinggi dibanding perkiraan terbarunya. Bahkan saat gelombang kedua Covid-19 belum merebak di AS dan Eropa perkiraan OPEC permintaan minyak bakal naik sampai 7 juta bph tahun depan.