JofiPay- Pada perdagangan Rabu pagi (26/02) bursa saham mengalami penurunan tajam,penurunan bursa saham Asia ini terpengaruh oleh menurunya bursa saham Wall Street setelah Peringatan dari pemerintah Amerika Serikat (AS) ke warganya untuk mempersiapkan kemungkinan epidemi virus corona.

Pagi tadi tiga indeks utama Wall Street yang sebelumnya terpangkas signifikan kembali harus terbenam di zona merah. Pada perdagangan Senin (24/2/2020) ketiga indeks utama Wall Street itu terpangkas lebih dari 3%.

Hal tersebut kembali terjadi pada perdagangan Selasa (25/2/2020) waktu setempat. Indeks S&P 500 ditutup melemah 3,03%, indeks Dow Jones Industrial terkoreksi 3,15%. Sementara indeks Nasdaq komposit turun 2,77%.

Tekanan yang dialami Wall Street juga merembet ke bursa Asia pagi ini. Bursa saham utama kawasan benua kuning pada pagi ini bergerak di zona merah.

Indeks Nikkei225 (Jepang) anjlok 1,77%, indeks Kospi (Korea Selatan) terpangkas 1,5%, indeks Hang Seng (Hong Kong) melemah 1,41%, indeks Shang Hai Composite (China) terkoreksi % dan indeks Straits Times turun 0,81%.

Sedangkan untuk HSG dibuka melemah 0,52% ke level 5.757,17. Pada 09.15 WIB IHSG sudah terkoreksi 0,85% ke level 5.739,41.
Kemarin indeks bursa saham tanah air ditutup terkoreksi 0,34% di 5.787,14. Asing mencatatkan net sell atau keluar dari bursa saham tanah air sebesar Rp 846,53 miliar.