JofiPay-Indeks dolar AS yang mengukur kekuatan The Greenback terhadap mata uang utama saat ini menguat 0.11 persen atau 0.110 poin ke level 97,495,pada perdagangan sebelumnya indek dolar berada pada level 97,385.

Investor saat ini memperhatikan dan berfokus pada rencana Presiden AS Donald Trump dengan tarif AS terhadap barang impor China senilai hampir US$160 miliar, yang akan ditetapkan pada 15 Desember. Investor umumnya percaya bahwa tarif akan setidaknya ditunda untuk menyelamatkan kesepakatan perdagangan.

Saat ini pasar terpantau begitu tenang,menurut beberapa analis ni adalah ketenangan sebelum badai. Pasar telah lama percaya bahwa tarif tambahan akan dihindari.

Selain itu pasar juga mencermati pertemuan FOMC yang akan digelar dini hari nanti.
Pertemuan FOMC nanti sangat berpengaruh terhadap dolar AS,suku bunga acuan The Fed juga dirilis bersamaan pertemuan FOMC.

Diperkirakan suku bunga The Fed masih akan tetap diangka 1.75%,The Fed kemungkinan tidak akan merubah suku bunga mereka.
Mereka berpendapat bahwa perekonomian AS masih sehat dan dalam keadaan yang stabil.
Ini bisa dilihat dari hasil NFP yang dirils pekan kemarin yang menunjukkan positif.

Bila suku bunga The Fed masih akan tetap di angka 1.75% maka dolar AS akan menguat terhadap mata uang utama lainya.