JofiPay-Bank sentral Eropa atau European Central Bank (ECB) akan mengumumkan kebijakan moneter,pengumuman suku bunga dan dilanjutkan dengan konferensi pers pada hari ini,Kamis (12/09) pukul 19:30 WIB,yang diprediksikan akan menggelontorkan paket stimulus moneter.

Analis dan pelaku pasar melihat adanya probabilitas sebesar 72% ECB akan memangkas suku bunga sebesar 20 basis poin (bps),akan kembali mengaktifkan program pembelian aset (obligasi dan surat berharga) atau yang dikenal dengan quantitative easing.

Pada perdagangan hari Rabu (11/09) mata uang euro melehah terhadap dolar AS menjelang penggumuman kebijakan ECB.
Dilansir dari Reuters,mata uang 19 negara ini berhasil rebound setelah beberapa pejabat ECB ragu untuk mengaktifkan lagi program pembelian surat berharga atau yang dikenal dengan quantitative easing (QE) untuk memberikan stimulus ke perekonomian.

Para pelaku pasar mengantisipasi bila ECB jadi menggelontorkan paket moneter,Manajer investasi atau Hedge Fund sudah ramai-ramai menambah posisi jual (short) euro. Masih menurun Reuters, posisi short euro mencapai US$ 6,74 miliar pada 3 September, menjadi yang tertinggi dalam satu bulan terakhir.

Sepertinya kita perlu waspada,karena kemungkinan mata uang euro akan bergejolak pada saat ECB mengumumkan kebijakan moneter mereka.