JofiPay-Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini Jumat (14/09) menguat pada pada perdagangan di pasar spot.Pada pukul 10.13 WIB nilai tukar rupiah menguat tipis 0,02% ke Rp 14.838 per dolar AS.Sedangkan kurs tengah Bank Indonesia (BI) menunjukkan posisi rupiah pada Rp 14.835 per dollar AS, melemah 0,28% dari posisi penutupan kemarin.

Sentimen dari eksternal membuat rupiah mengalami kenaikan terhadap dolar AS,melemahnya indeks dolar dan apresiasi lira Turki memberikan dorongan terhadap rupiah.
Melemahnya indeks dolar AS ini disebabkan oleh rendahnya realisasi data inflasi AS di bulan Agustus yang mana Consumer Price Index (CPI) AS hanya tumbuh 0,2% atau di bawah ekspektasi analis sebesar 0,3%.

Meredanya situasi perang dagang antara AS dan China juga membuat mata uang negara-negara berkembang mengalami penguatan.Selain itu kenaikan suku bunga acuan Turki yang cukup tajam oleh Bank Sentral Turki sebesar 625 bps menjadi 24% berhasil menguatkan mata uang lira terhadap dollar AS sebesar 5%/ “Penguatan lira dapat menjadi katalis positif bagi mata utang emerging market lainnya.\

Sejalan dengan rupiah,beberapa mata uang dikawasan Asia juga mengalami penguatan,won Korea Selatan menguat 0,17 persen,bath Thailand 0,17 persen,peso Philipina 0,05 persen,dolar Singapura enguat 0,01 persen.Untuk yen Jepang yang masih mengalami tekanan dengan melemah sebesar 0,09 persen dari dolar AS.
Dikawasan Eropa pounds Inggris menguat 0,04 persen dan euro 0,01 persen.
Mata uang eropa yang masih melemah adalah dolar Kanada melemah 0,02 persen,Franc Swiss 0,06 persen dan rubel Rusia melemah 0,12 persen terhadap dolar AS.