JofiPay-Harga emas kembali mendapat momentum,harga emas bergerak naik,Pernyataan Jerome Powell selaku Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau the Federal Reserve (the Fed) mendorong persepsi bahwa mereka akan memperlambat kebijakan kenaikan suku bunga pada tahun depan.

Menurut beberapa analis,sentimen Dovish dari The Fed memberikan sentimen positif yang membuat emas naik mendekati tertinggi sebelumnya.
Pasar sempat terkejut dengan The Fed yang mengarah lebih dekat untuk mengakhiri siklus kenaikan suku bunga.

Dengan adanya perlambatan kenaikan suku bunga acuan AS,menjadikan emas akan bergerak naik.seiring investor yang akan memburu safe haven (termasuk emas).
Dikarenakan apabila suku bunga AS yang tinggi akan cenderung meningkatkan imbal hasil obligasi dan cenderung mengesek harga emas menjadi lebih rendah.

Setelah pidato Powell,emas melonjak sebesar 1%,menjadikan harga emas kembali pulih dari level terendah dalam dua minggu,yang berada pada USD 1.210,65 per ounce.
Momentum kenaikan ini kemungkinan masih akan berlanjut apabila The Fed benar-benar menahan suku bunga acuan mereka pada bulan depan.