JofiPay- Proyeksi dari International Energy Agency (IEA) yang menyatakan pasokan minyak global lebih rendah dari pasokan semester II 2020,membuat harga minyak bergerak naik.

Pada situs Bloomberg pukul 10:03 WIB harga minyak Brent naik 0.58% atau 0.18 poin menjadi USD 31,31 per barel,sedangkan untuk minyak WTI masih melemah tipis 0,04% atau 0,01 poin menjadi USD 27,55 per barel.

Harga minyak mentah telah naik dalam dua minggu terakhir ketika beberapa negara melonggarkan pembatasan virus corona untuk memungkinkan pabrik dan toko dibuka kembali. Pasar rebound dari kerugian Rabu (13/5) akibat perkiraan ekonomi suram dari Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell, yang memperingatkan periode panjang pertumbuhan ekonomi lemah. Itu mengimbangi penurunan tak terduga dalam persediaan minyak AS.

Tetapi suasana pasar tetap berhati-hati, dengan pandemi virus corona yang masih jauh dari kata selesai. Terlebih kluster baru muncul di negara-negara yang telah menerapkan pelonggaran penguncian.

"Sementara, dinamika penawaran dan permintaan ini tentu saja mampu mendorong harga dalam waktu dekat, tingkat rekor potensial pasokan minyak mentah global akan tetap menjadi kekuatan yang harus diperhitungkan," kata presiden Ritterbusch and Associates Jim Ritterbusch, seperti dikutip dalam sebuah laporan.