JofiPay- Nilai tukar mata yang Garuda hari ini berada di posisi Rp16.205 per dolar AS di perdagangan pasar spot pada Kamis (26/3).
Rupiah menguat 295 poin atau 1,79 persen dari Rp16.540 per dolar AS pada Rabu (25/3).

Pada situs Bloomberg pukul 09:33 WIB rupiah berada di Rp16,292.50 per dolar AS,menguat 1.26 persen atau 207.50 poin dari penutupan kemarin di Rp 16.500 per dolar AS.

Penguatan rupiah ini dikarenakan Investor bergairah karena pemerintah dan Senat AS dikabarkan telah menyepakati paket stimulus raksasa bernilai US$ 2 triliun atau sekira Rp 32.907,12 triliun.

Rupiah memimpin penguatan sejumlah mata uang Asia dari dolar AS pada pagi ini. Rupiah menguat bersama yen Jepang 0,51 persen, peso Filipina 0,31 persen, won Korea Selatan 0,29 persen, dan baht Thailand 0,14 persen.

Namun, beberapa mata uang Asia lainnya justru berada di zona merah. Yuan China melemah 0,7 persen, ringgit Malaysia minus 0,18 persen, dolar Singapura minus 0,09 persen, dan dolar Hong Kong minus 0,03 persen.

Sebaliknya, mayoritas mata uang negara maju justru melemah di hadapan dolar AS. Dolar Australia melemah 1,3 persen, dolar Kanada minus 0,32 persen, poundsterling Inggris minus 0,31 persen, dan rubel Rusia minus 0,15 persen.
Hanya euro Eropa dan franc Swiss yang menguat dari mata uang Negeri Paman Sam, masing-masing 0,3 persen dan 0,23 persen.