JofiPay-Pada perdagangan dipasar spot pagi ini Senin (10/06) nilai tukar rupiah bergerak menguat,setelah rupiah libur selam a seminggu.Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat dipenggaruhi oleh faktor eksternal dengan melemahnya dolar AS setelah rilis data NFP.

Pada Senin (10/6/2019), US$ 1 dibanderol Rp 14.200 kala pembukaan pasar spot. Rupiah menguat 0,49% dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelum libur panjang Idul Fitri.

Mengutip situs Bloomberg pagi ini pukul 09:02 WIB rupiah berada pada level harga Rp 14,269 menguat 141 poin atau 0,98 persen,yang sebelumnya ditutup pada level Rp14,410 dan pagi tadi dibuka pada level Rp14,380 per dolar AS.

Dolar AS melemah yang diakibatkan data ekonomi yang dibawah ekspektasi,angka non-farm payroll bulan lalu cuma mencapai 75.000 pekerja. Padahal proyeksi analis bisa mencapai 177.000 orang.

Biro Statistik Tenaga Kerja AS juga melaporkan, rata-rata pendapatan per jam di Mei hanya naik 0,2%. Padahal konsensus analis memprediksi kenaikan bisa mencapai 0,3%.selain itu potensi The Federal Reserve memangkas suku bunga acuan semakin besar. Mengingat data ekonomi di Negeri Paman Sam cenderung melambat akibat perang dagang.

Dengan melemahnya dolar AS ini membuka peluang rupiah unutk menguat terhadap mata uang Paman Sam tersebut.