JofiPay-Pada hari Senin (15/04) lampu hijau untuk membuka pembicaraan perdagangan dengan AS telah diberikan oleh negara-negara Uni Eropa meski Perancis masih memberikan penolakan.
Pertemuan negara-negara Uni Eropa berlangsung diĀ Luksemburg.

Seperti diketahui bahwa pada tanggal 10/4/2019,Presiden Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif para produk Uni Eropa senilai US$11 miliar karena tidak senang dengan kebijakan Uni Eropa yang mensubsidi Airbus.
Uni Eropa membalas dengan menyusun daftar barang impor AS yang akan dikenaikan tarif bea masuk tinggi dengan nilai US$22,6 miliar atau setara Rp 316,4 triliun (asumsi US$1 = Rp 14.000). Tarif ini adalah balasan atas ancaman Presiden Trump yang ingin naikkan tarif bea masuk produk Eropa.

Uni Eropa yang beranggotakan 28 negara telah lama mengupayakan untuk menyepakati mandat mengenai pembicaraan dagang dengan AS,UE khawatir semakin lama pengambilan keputusan maka semakin terbuka perang dagang dengan Amerika Serikat (AS).

Perancis dan Belgia menentang keputusan pembicaraan dengan AS,kedua negara tersebut abstain dalam pertemuan para menteri Uni Eropa di Luksemburg.
Paris memilih menentang mandat tersebut karena khawatir akan tekanan politik dari dalam negeri beberapa bulan menjelang pemilihan Eropa yang akan dilangsungkan pada 23-26 Mei.