JofiPay- Penyebaran wabah virus corona serta semakin banyak yan terjangkit membuat kekhawatiran global.
Virus covid-19 telah menewaskan lebih dari 2.400 orang di Cina dan juga menyumbang jumlah 98% dari diagnosis global. Namun, penyebaran akhir pekan di luar Cina yakni di Italia, Korea Selatan dan Iran tampaknya telah menarik perhatian pihak otoritas kesehatan.

Seperti yan telah dilaporkan Reuters Senin (24/02) pagi,Italia, Korea Selatan dan Iran semuanya mencatat lonjakan tajam jumlah infeksi selama akhir pekan.
Korea Selatan sekarang memiliki lebih dari 600 kasus, Italia lebih dari 150 dan Iran ada 43 kasus.

Wabah yang terus menyebar membuat permintaan save haven semakin besar, emas dan dolar untuk keamanan aset investasi menguat tajam.

Siang ini pada situs Bloomberg untuk emas Comex kontrak bulan April 2020 menguat 0,89% atau 14.70 poin menjadi USD 1,663.50 per troi onz,sedangkan untuk emas Spot menguat 1,19 persen atau 19.59 poin menjadi USD1.663.00 per troi onz.

Sementara itu dolar AS saat ini menguat 0,32 persen atau 0,319 poin menjadi 99,507 dari penutupan sebelumnya di 99,188.

Negara yang terkena dampak dari wabah virus China adalah Dolar Australia, sensitif terhadap perkembangan wabah karena Australia merupakan negara pengekspor utama komoditas, turun $0,66 untuk menyentuh level terendah baru 11 tahun pada awal perdagangan.

Dolar Selandia Baru mengikuti pergerakan dolar Australia. Dolar Singapura, baht Thailand, dan won Korea - semuanya peka terhadap ekonomi Cina - tertekan aksi jual terhadap greenback.