JofiPay-Pekan ini nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diprediksikan akan mengalami pergerakan yang positif,setidaknya lebih stabil.Rupiah diharapkan masih akan melanjutkan penguatan terhadap dolar seperti hari Jumat akhir pekan lalu.

Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada hari ini diperkirakan sekitar 13.740-13.770 per dolar AS.

Jumat (13/4), kurs rupiah di pasar spot menguat 0,17% menjadi Rp 13.755 per dollar Amerika Serikat (AS). Serupa, kurs tengah rupiah pada Bank Indonesia (BI) pun menanjak 0,07% ke level Rp 13.753 per dollar AS.

Rupiah pagi berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) pada 13 April 2018, nilai tukar rupiah turun di level Rp13.753 dibanding sebelumnya Rp13.763.

Para pelaku pasar masih mencermati data neraca perdagangan per Maret yang jika hasilnya di atas ekspektasi para pelaku pasar, maka hal tersebut akan memberikan katalis positif bagi rupiah. Sejauh ini, peran Bank Indonesia (BI) dalam menjaga stabilitas rupiah di tengah-tengah ketidakpastian global menurutnya sudah selayaknya diapresiasi.

Dari faktor eksternal para pelaku pasar masih memantau perkembangan dari Agresi AS dan sekutunya yang menyerang Suriah,hal ini dapat menekan dolar AS.Serta data ekonomi AS yaitu penjualan ritel dan penjualan inti ritel akan dirilis menjelang pasar modal AS dibuka sehingga hal tersebut tentunya akan mempengaruhi pergerakan dolar AS.