Jofipay- Nilai tukar rupiah dibuka flat cenderung melemah pada perdagangan Rabu (18/11). Mengutip Bloomberg pukul 09.01 WIB, rupiah spot ke Rp 14.060 per dolar AS atau melemah tipis 0,04%.

Hari ini, rupiah punya peluang menguat lagi setelah menanjak tiga hari berturut-turut. Dorongan sentimen eksternal dan internal berpotensi mengangkat kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Setelah membukukan penguatan 0,5% kemarin,saat ini rupiah dibanderol Rp 14.060/US$ di pasar spot. Rupiah melemah 0,21% dibandingkan dengan penutupan perdagangan kemarin. Sebelumnya di pembukaan perdagangan rupiah menguat 0,07% ke Rp 14.020/US$.

Laporan pengembangan vaksin Covid-19 dari Moderna yang menyebutkan hasil pengujiannya menunjukkan efektivitas yang tinggi sebesar 94,5%.
Perkembangan vaksin corona ini membuat sentimen positif pada nilai tukar rupiah.

Selain itu, proyeksi pertumbuhan positif ekonomi Indonesia di kuartal IV-2020 oleh BI juga memberikan sentimen positif ke rupiah.

Untuk dolar AS sendiri terpantau menguat,untuk indeks dolar AS yang mengukur kekuatan The Greenback terhadap mata uang utama saat ini berada di 92,457 menguat 0,06% atau 0,059 poin dari penutupan sebelumnya di 92,398