JofiPay-Dalam pekan ini nilai tukar rupiah bergerak menguat,nilai tukar rupiah terhadap dolar AS semakin menjauh dari Rp15,000.

Pada pukul 16.00 WIB situs Bloomberg menuliskan rupiah berada pad Rp14,301.50 menguat 81 poin atau 0.56% dari pembukaan yang berada di Rp14,331.50 per dolar AS.
Sedangkan pada penutupan hari sebelumnya rupiah berada pada Rp14,382.50 per dolar AS.
Gubernur Bank Indonesia (BI),Perry Warjiyo mengatakan "Kami masih melihat meski nilai tukar rupiah stabilmenguat,kami masih melihat bahwa penguatan rupiah terhadap dolar AS masih dibawah fundamental."

Dari faktor external saat ini rupiah masih dipengaruhi oleh kebijakan The Fed (Bank sentral Amerika),dan faktor perekonomian global jUga akan dipengaruhi oleh pertemuan KTT G20.

Perekonomian dalam negeri yang membaik juga mempengaruhi para investor untuk mennamkan dananyan di Indonesia,yang akan menguatkan nilai tukar rupiah nantinya.

BI juga akan mengatisipasi andai The Fed akan menaikkan suku bunga mereka,dengan kenikkan suku bunga BI sebesar 25 bps November ini,dan saat ini posisi BI7DRRR sebesar 6 persen,ujar Perry.