Hari ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akam kembali mengalami pengguatan.Itu didukung oleh kenaikan bursa saham global dan regional serta harga komoditi energi dan logam yang meningkat.

Seiring pengguatan Rupiah terhadap dolar AS,saham-saham Indoneisa terpantau berada dalam zona hijau.
Ada kemungkinan untuk akhir pekan ini IHSG akan menutup pasar dengan hasil yang positif.

Untuk perdagangan di zona Asia akan terbawa sentimen rilis data Neraca perdagangan Cina.
Hasil rilis data Neraca perdagangan China menunjukkan hasil positif,yaitu naik sekitar $15.48B dari $40,21B menjadi $54,69.

Saat ini IHSG bergergerak pada level harga 6,386.34 naik sekitar 15.17 poin.IHSG untuk hari ini diperkirakan bergerak dikisaran support 6.350 hingga resisten di 6.440 berpeluang menguat.

Kemaarin  IHSG ditutup menguat 15,16 poin (0,23 persen) ke level 6.386 setelah bergerak di antara 6.344-6.386. Pada perdagangan di pasar reguler hari ini.

Terpantau sebanyak 162 saham naik, 195 saham turun, dan 115 saham tidak bergerak,kenaikan rata rata terbesar dialami oleh sektor perdagangan,naik sebesar 0.93 persen

Besar kemungkinan perdagangan saham ada pada zona hijau ditopang data Neraca perdagangan China yang positif dan melemah nya dolar AS.