JofiPay-Ekspektasi pasar bahwa The Fed akan memangkas suku bunga acuan mereka pada bulan ini.
Laporan pekerjaan memberi cukup banyak kelemahan bagi Fed untuk memotong 25 basis poin (suku bunga) bulan ini tetapi tidak cukup bahwa Fed akan mulai memancarkan peringatan resesi.

Seperti diketahui rilis data pertumbuhan ketenagakerjaan AS pada pekan lalu melambat lebih dari yang diperkirakan pada Agustus, dengan perekrutan ritel menurun selama tujuh bulan berturut-turut, tetapi ini diimbangi oleh kenaikan upah yang kuat yang diharapkan mendukung pengeluaran konsumen dan menjaga ekonomi berkembang secara moderat di tengah meningkatnya ancaman dari ketegangan perdagangan.

Apabila terjadi pemangkasan suku bunga acuan sebanyak 25 basis poin akan membawa suku bunga AS ke kisaran 1,75-2 persen. Dengan asumsi kurs diperdagangan di sekitar titik tengah maka angka suku bunga acuan AS masih berselisih 30 basis poin di bawah imbal hasil obligasi Pemerintah AS dengan tenor 10 tahun.

Ekspektasi pemangkasan suku bunga membuat bursa saham Wall Stret ditutup mendatar pada akhir perdagangan Senin (09/09),menurut ahli strategi,para investor tampaknya menarik diri dari pembelian, setelah pasar membukukan kenaikan solid pekan lalu.

Pada penutupan pasar saham Wall Street kemarin Dow Jones Industrial Average naik 38,05 poin, atau 0,14%, menjadi 26.835,51. S&P 500 kehilangan 0,28 poin, atau 0,01%, menjadi 2.978,43 dan Nasdaq Composite turun 15,64 poin, atau 0,19% menjadi 8.087,44.

Untuk indeks dolar AS saat ini berada pada 98,338 menguat 0,090 poin atau 0,09 persen dari penutupan sebelumnya yang berada di 98,248.