Jofipay- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin Kamis (24/09) merosot 1,53% di level 4.842,75.
Melemahnya IHSG ini disebabkan lesunya pasar keuangan dalam negeri.

Aksi jual investor asing tercatat sebesar Rp 508 miliar di pasar reguler dengan nilai transaksi mencapai Rp 5,8 triliun.
IHSG telah merosot 4 hari beruntun dengan total prosesntase penurunan sebesar 4,28%.

Saham yang paling banyak dilego asing adalah PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dengan jual bersih sebesar Rp 70 miliar dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang mencatatkan net sell sebesar Rp 127 miliar.

Saham yang paling banyak di koleksi asing adalah PT Astra Internasional Tbk (ASII) dengan beli bersih sebesar Rp 22 miliar dan PT United Tractors Tbk (UNTR) dengan net buy sebesar Rp 21 miliar.

Sementara itu Saham-saham di Bursa Amerika Serikat (AS), Wall Street, naik tipis pada penutupan perdagangan Kamis (24/9/2020).
Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 52,31 atau naik 0,2% menjadi 26.815,44. S&P 500 naik 0,3% menjadi 3.246,59 dan Nasdaq Composite naik 0,4% menjadi 10.672,27.

Pada perdagangan hari ini, Jumat (25/9/2020) beberapa sentimen akan mempengaruhi pergerakan pasar, termasuk perpanjangan Pembasatan Sosial Berskala Besar (PSBB) DKI Jakarta, yang akan dibahas di halaman 3.

Tidak hanya IHSG, rupiah juga terpukul, melemah 0,44% ke Rp 14.845/US$. Mata Uang Garuda kini sudah melemah tiga hari beruntun.